Home » » konsep pemotongan pajak pph pasal 21

konsep pemotongan pajak pph pasal 21

Biasanya untuk beberapa istilah dalam perpajakan itu memang agak membingungkan apa lagi untuk orang yang baru saja mengenai tentang perpajakan, dalam perpajakan sendiri banyak faktor yang mesti di jelaskan secara detail misalnya materi yang akan di bahas oleh kami mengenai konsep pemotongan dan pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 21

Pengertian Pemotongan Vs Pemungutan Pajak pasal 21

Pemotongan pajak adalah kegiatan memotong sebesar pajak yang terutang dari keseluruhan pembayaran yang dilakukannya. Pemotongan dilakukan oleh pihak-pihak yang melakukan pembayaran terhadap penerima penghasilan. Pihak pembayar bertanggungjawab atas pemotongan dan penyetoran serta pelaporannya. 
Pemungutan pajak adalah kegiatan memungut sejumlah pajak yang terutang atas suatu transaksi. Pemungutan pajak akan menambah besarnya jumlah pembayaran atas perolehan barang. Namun demikian ada juga pemungutan yang dilakukan oleh pihak pembayar dengan mekanisme yang sama dengan pemotongan
Jika masih bingung ikhtisar perbedaan pemotongan dan pemungutan sebagai berikut:

Pemotongan:
- memotong (mengurangi) pembayaran atau jumlah yang diterima atau Dasar Pengenaan Pajak
- dilakukan oleh pemberi penghasilan (yang membayarkan)
- untuk PPh Pasal 4(2), 21/26,23/26
Pemungutan:
- memungut (menambah) jumlah tagihan atau jumlah yang seharusnya diterima atau Dasar Pengenaan Pajak
- dilakukan oleh penerima penghasilan (yang menerima pembayaran)
- untuk PPN dan PPnBM, PPh Pasal 22 (PPh Pasal 22 khusus untuk Penerima penghasilan memungut PPh Pasal 22 (Industri semen/kertas/baja/otomotif)
dan bisa menjadi pemberi penghasilan memotong PPh Pasal 22 Bendaharawan Pemerintah)
pemotongan PPh Pasal 21 dilakukan oleh pihak pemberi penghasilan kepada WP orang pribadi dalam negeri sehubungan dengan pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan. Misalnya pembayaran gaji yang diterima oleh pegawai dipotong oleh perusahaan pemberi kerja. WP berbentuk badan ditunjuk oleh UU Perpajakan sebagai pemotong PPh Pasal 21 atas penghasilan yang dibayarkan kepada karyawannya maupun yang bukan karyawannya. WP orang pribadi dapat juga ditunjuk sebagai pemotong PPh Pasal 21 sepanjang ada penunjukannya dari KPP tempat WP orang pribadi terdaftar. 

Untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi link berikut: http://solusibisnis.co.id/Journal/pajak-penghasilan-pasal-21

0 komentar:

Posting Komentar

Informasi Jadwal Training

Pelatihan Pajak