Home » » Berkarir di Bidang Perpajakan

Berkarir di Bidang Perpajakan


Berdasarkan hasil survey disalah satu media online, menyebutkan bahwa sebanyak 6% resolusi penduduk dunia tahun 2014 adalah pindah kerja. Urutan pertama adalah berhemat (31%) dan urutan kedua adalah terbebas dari utang (26%). Ternyata motif ekonomi dan keuangan masih menjadi harapan besar umat manusia ditahun 2014. Nah, bagi anda yang juga kemarin yang sewaktu malam pergantian tahun sempat beresolusi untuk pindah kerja ditahun 2014, sementara belum menemukan profesi yang cocok, tulisan dibawah ini mungkin bisa menjadi referensi dalam memilih bidang pekerjaan. 

Berkarir dibidang pajak menjadi pilihan banyak orang. Mereka utamanya adalah lulusan ilmu ekonomi yang sengaja memilih jalur perpajakan sebagai kariernya. Tak sedikit juga lulusan non ekonomi yang "terjebur" menekuni pajak lantaran tugas sehari-harinya berhubungan dengan perpajakan. Dewasa ini ada banyak profesi dibidang pajak diantaranya staff pajak, manager keuangan dan pajak, konsultan pajak, petugas pajak dan pengajar pajak di perguruan tinggi. Profesi seputar pajak memang cukup menjanjikan. Tingginya permintaan akan tenaga personal yang memahami pajak, membuat profesi pajak memiliki harga jual tersendiri dibanding lowongan pekerjaan dibidang lain. Selain aliran fulus yang cukup menggiurkan, profesi pajak juga menawarkan prestise tersendiri dikalangan masyarakat Indonesia.

Banyaknya perubahan aturan pajak membuat setiap kita harus senantiasa jeli dalam memahaminya. Apalagi bagi suatu perusahaan, ketidakpahaman tentang ketentuan perpajakan bisa mengantarkan mereka ke penjara jika terbukti melakukan tindak pidana perpajakan. Tidak hanya itu perusahaan juga membutuhkan asitensi bila mereka diperiksa pajaknya atau memerlukan bantuan seorang kuasa hukum jika bersidang di pengadilan pajak. Ditambah lagi sebagian besar masyarakat Indonesia memang masih awam dengan yang namanya "pajak". Kondisi-kondisi semacam inilah yang menyebabkan tingginya tenaga kerja yang menguasai pajak secara mumpuni.

Tak heran jika di kota-kota besar kita sering menyaksikan tumbuh dan berkembangnya sekolah pajak. Mulai dari kursus perpajakan yang biasa disebut brevet pajak hingga kelas diperguruan tinggi baik negeri maupun swasata yang membuka jurusan perpajakan. Tak jarang kita menemukan papan reklame yang bertuliskan "Kantor Konsultan Pajak", mereka ini menawarkan jasa konsultan pajak bagi perusahaan yang membutuhkan jasa mereka.

Lulusan fresh graduate dibidang ekonomi biasanya belum lengkap bila belum memiliki keahlian dibidang pajak. Meski tak hanya diperuntukka bagi lulusan ekonomi, kursus pajak memberikan pelatihan pajak bersertifikat bagi para fresh graduate ini, Sebab, yang tercantum dalam lowongan pekerjaan biasanya perusahaan selain menginginkan meraka mampu menyusun  Laporan Keuangan juga memiliki dibidang pajak. 

Penerbit: Indonesian Tax Review
Oleh     : Andi Chandra, S.E., BKP

0 komentar:

Posting Komentar

Informasi Jadwal Training

Pelatihan Pajak